Senin, 19 September 2016

Komponen jaringan komputer

Kisi-kisi Soal UTS KKPI Kelas XII Semester Gasal
1. komponen-komponen dalam membangun sebuah jaringan computer
2. macam jaringan komputer berdasarkan besarnya cakupan area, peran dan fungsinya
3. komputer Client dan komputer Server!
4. macam kabel jaringan beserta konektor
5. pengisian IP address dan Konfigurasi TCP/IP
6. pengujian jaringan


JAWAB  :


1. Komponen Jaringan Komputer
Jaringan Komputer tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
2. Komponen Hardware
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel dan topologi jaringan.
3.  Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
1.      A. Perangkat jaringan

1. Repeater
Berfungsi untuk menerima sinyal kemudian meneruskan kembali sinyal yang diterima dengan kekuatan yang sama. Dengan adanya repeter, sinyal dari suatu komputer dapat komputer lain yang letaknya berjauhan.

2. Hub
Fungsinya sama dengan repeater hanya hub terdiri dari beberapa port, sehingga hub disebut juga multiport repeter. Repeater dan hub bekerja di physical layer sehingga tidak mempunyai pengetahuan mengenai alamat yang dituju. Meskipun hub memiliki beberapa port tetapi tetap menggunaka metode broadcast dalam mengirimkan sinyal, sehingga bila salah satu port sibuk maka port yang lain harus menunggu jika ingin mengirimkan sinyal.

3. Bridge
Berfungsi seperti repeater atau hub tetapi lebih pintar karena bekerja pada lapisan data link sehingga mempunyai kemampuan untuk menggunakan MAC address dalam proses pengiriman frame ke alamat yang dituju.
4. Switch
Fungsinya sama dengan bridge hanya switch terdiri dari beberapa port sehingga switch disebut multiport bridge. Dengan kemampuannya tersebut jika salah satu port pada switch sibuk maka port-port lain masih tetap dapat berfungsi. Tetapi bridge dan switch tidak dapat meneruskan paket IP yang ditujukan komputer lain yang secara logic berbeda jaringan.

B. Type , Jenis Kabel dan Pengkabelan
Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel. Ada beberapa jenis kabel yang dikenal secara umum, yaitu twisted pair (UTPunshielded twisted pair dan STP shielded twisted pair), coaxial cable dan fiber optic.


1. Thin Ethernet (Thinnet)

    Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar.
Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet. Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C/U, jika diimplementasikan dengan Tconnector dan terminator dalam sebuah jaringan, harus mengikuti aturan sebagai berikut:
• Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
• Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.
• Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices)
• Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.
• Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment).
• Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
• Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).
• Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
• Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.


2. Thick Ethernet (Thicknet)

    Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung. Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning; kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet, atau bahkan cuman disebut sebagai yellow cable.Kabel Coaxial ini (RG-6) jika digunakan dalam jaringan mempunyai spesifikasi dan aturan sebagai berikut:
• Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm (dianjurkan menggunakan
terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan yang lumayan lebar).
• Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.
• Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver).Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
• Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
• Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter).
• Setiap segment harus diberi ground.
• Jarang maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter). Jarang minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).
Sumber : Diktat Kuliah Jarkom Akatel : Alfin H,ST
Komponen Jaringan Komputer
Categories: Sistem Jaringan Komuter : Komponen Jaringan Komputer
Sistem Jaringan Komuter : Komponen Jaringan Komputer
Jaringan Komputer tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen Jaringan LAN dan WLAN sebagai berikut :
Komponen Jaringan LAN dan Wlan
·         LAN

Workstation
Komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai: kartu jaringan, aplikasi jaringan (software jaringan), dan kabel untuk menghubungkan ke jaringan. Komputer ini ditujukan sebagai client.
Network Interface Cards (NIC)
Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu inernal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Pada komputer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot.
Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah: kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring.
·         HUB
Hub merupakan pembagi sinyal data bagi Network­ Interface Card (NIC) dan sekaligus berfungsi sebagai penguat sinyal. Hub tidak memiliki fasilitas untuk  routing, sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke sebuah komputer.
·         Router
Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur di antara keduanya. Jika dua atau lebih LAN terhubung dengan router, setiap LAN dianggap sebagai subnetwork yang berbeda.
·         Modem

      Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”.
·         Komponen Wlan

Perangkat lunak yang mendukung untuk aplikasi jaringan komputer meliputi :
1.      PC Operting System; MS DOS, OS/2, Windows NT
2.      Sistem Operasi Network (NOS = Network Operating System) yang digunakan untuk membangun suatu jaringan, baik berbasis Windows maupun sistem operasi yang berbasis Multiuser (Unix/Linux, Netware, Windows NT-Server).
3.      Software DD-WRT; Sistem operasi untuk access point Linksys yang meningkatkan kinerja Wireless Access Point Router.
4.      Protocol; perangkat lunak yang diperlukan untuk menghubungkan antara Hostdengan Host.
5.      Program Aplikasi yang berbasiskan jaringan yang dibuat khusus untuk memudahkan user dalam monitoring dan manajemen informasi. Contohnya Program Aplikasi untuk sistem informasi kampus, sistem akuntansi dan sebagainya.
6.      Internet Sharing. Program aplikasi atau utility untuk internet connection sharing yang memungkinkan user dapat memanfaatkan fasilitas internet bersamaan dalam sebuah jaringan.

2.      A. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan area
Jaringan komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan besarnya area jaringan tersebut yaitu LAN, MAN, WAN.
·         LAN (Local Area Networking)
Local Area Network adalah jaringan milik pribadi dalam satu lokasi, biasanya pada satu lantai di sebuah gedung, kampus, atau semua komputer dalam suatu perusahaan. Besarnya cakupan area jaringan LAN mencapai beberapa kilometer.

·         MAN (Metropolitant Area Networking)
Metropolitan Area Network pada dasarnya merupakan versi yang lebih besar dari LAN dan umumnya menggunakan teknologi yang sama. Dan cakupannya mungkin berupa sekelompok kantor cabang yang letaknya berdekatan.

·         WAN (Wide Area Networking)
Wide Area Network menjangkau area geografis yang besar, biasanya negara atau benua.




B. Jaringan Komputer Berdasarkan Peranan (fungsi)

Berdasarkan peranannya maka ada tiga jenis jaringan komputer, yaitu client-server(kadang juga disebut server-based), peer-to-peer, hybrid network:
  • Client-Server
Yaitu jaringan komputer dimana didalam jaringan tersebut terdapat satu komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Server tersebut mempunyai tanggungjawab untuk memberikan service/layanan yang diberikan ke komputer lainnya.
Layanan yang umum disediakan oleh server biasanya memberikan layanan-layanan seperti file service, print service, web service, e-mail, file transfer service. Dimana nantinya komputer (client) lain dapat mengakses layanan yang diberikan oleh server tersebut.
  • Peer-to-peer
Merupakan jaringan komputer dimana setiap komputer dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xlsdan juga memberi akses filesoal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
  • Hybrid Network
Kebanyakan jaringan sebenarnya sebenarnya merupakan hybrid network. Pada jenis jaringan ini umumnya memiliki active domains dan workgroups. Hybrid network adalah jaringan berbasis client-server dimana di dalam jaringan tersebut selain server menyediakan kebanyakan sumber yang dibutuhkan oleh user, tetapi user juga masih
dapat mengakses sumber-sumber yang disediakan oleh user lain (peer-to-peer) dalam satu workgroup.



3.       Perbedaan komputer Client dan Server
Perbedaan komputer client (client computer) dan komputer server (server computer). Informasi dan layanan yang dapat di akses di internet disediakan oleh komputer server. Komputer client tidak menyadiakan informasi atau layanan apapun yang dapat diakses oleh komputer lain di internet. Mengakses internet diwarung internet, di sekolah, ataupun di rumah, komputer yang di gunakan merupakan komputer client.
Komputer server di internet menyediakan beragam informasi seperti ensiklopedi pengetahuan, pendidikan, berita, dan hiburan, dapat di sajikan dalam bentuk teks maupun multimedia (gambar, suara, animasi, video).
Dalam penggunaan komputer client, kita dapat mengakses informasi-informasi tersebut dengan mengakses alamat server yang menyediakannya menggunakan perangkat lunak tertentu. Internet memungkinkan pertukaran data atau informasi antar pengguna internet dengan memanfaatkan layanan server email.

4.      Kabel jaringan

Jenis kabel yang biasa digunakan untuk membangun jaringan ada 3 yaitu, Coaxial, Twisted Pair, Fiber Optik

Penjelasan

Kabel Coaxial
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjIfTQlyIBNthdzFYPHGj8_kLK-Z8Hxw0daKTnJ2a70_4UDsU9_9es4joCgKrpugD2NCVDGqWQlGyYk17ZANjV5G9t3xgKKlsymb8QIj55sHhU6Y1_KV0l580_7FoDchYDyijTkvv0kzkQ/s1600/3.bmp
Coaxial
Terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.
Beberapa jenis kabel Coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxezLShgK51Nyf-EMiWmwXeSuGsX35NTIT-MOfgUmY5oJOr_Ng5AhlGH86vg7rnx67ayRTmP-ErXEcHsVBUKEGLD9mXZ8tFHyRSo0Jt2Bb1a_CYWU-CETVbZFHsGScO1IxLbu6MxQLqjA/s320/3.bmp
Coaxial
Kabel coaxial terdiri dari:
- sebuah konduktor tembaga
- lapisan pembungkus dengan sebuah “kawat ground”.
- sebuah lapisan paling luar.

Penggunaan Kabel Coaxial:
- Kabel ini sering digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:
- coaxial baseband (kabel 50 ohm) –digunakan untuk transmisi digital.
- coaxial broadband (kabel 75 ohm) –digunakan untuk transmisi analog.
- Kabel coaxial terkadang juga digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.

Protokol Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
10Base5 / Kabel “Thicknet” :
- adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8.
- merupakan kabel “original” Ethernet.
- tidak digunakan lagi untuk LAN modern.

Aturan pengguanan thicknet
- Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm .
- Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached device) atau berupa populated segments.
- Sewtiap kartu jaringan memiliki pemancar tambaan (externaltransceiver).
- Setiap segment maksimal berisi 100 perangkat jaringhan, termsuk repeater.
- Maksimum panjang kabel persegment adalah 1.640 feet ( sekitar 500 meter).
- Jarak maksimum antar segment adalah 4.920 feet( sekiutar 1500 meter).
- Setiap segment harus diberi ground.
- Jarak maksimum antar pencvabang dari kabel utama ke peramngkat adaklah 16 feet (sekitar 5 meter).
- Jarak minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).

10Base2 / Kabel “Thinnet”:
- adalah sebuah kabel coaxial RG/U-58.
- mempunyai diameter yang lebih kecil dari “Thicknet”.
- menggantikan “Thicknet”.
- tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.

Aturan penggunaan thinnet
- Setiap ujung diberi hambatan sebesar 50 Ohm.
- Panjang maksimal kabel sekitar 100 feet (185 meter) per segment.
- Setiap segment maksimum terkoneksi sebanayak 30 perangkat jaringan.
- Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard.
- Maksimum ada tiga segment yang terhubung satu sama lain.
- Setiap segment dilengkapi dengan satu ground.
- Panjang maksimim antar Tconnentor adalah 1,5 feet 90,5 meter).
- Panjang maksimum kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).

Twisted Pair

Kabel twisted pair terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis/kategori 3.

Unshielded Twisted Pair

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjjK7Ltf4WmAzyBExtPr1Hkn-e-gu9TZdVRLygc3iYsMUSvnh7JHFyBduSaV6OVuHHo6h5CBeHqwruo-7WkAPwTQxb5oLebH1Zst8Xsd6qWoNyFgAz053SHks1CpgxOHgguDVr1xOqhUcw/s320/3.bmp
Unshielded Twisted Pair
Kabel “Unshielded twisted pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil

Kategori UTP
Terdapat 5 kategori (level) untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara berkecepatan rendah (low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi. Kategori 5 UTP direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN dan cocok untuk topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing kategori:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEMjIZfoNpLQ6uL_wDuVb_saLxxh5jK862MhTHpxMNAa1SMNCT4SU50cWvuN7JQRZHsezqikWiS0sKSxui_nrFSrUKGRQuxZRcXTeeNhrsPTby0oMcaTF9OrohckZOXSTa6PbkjJBl9tY/s320/3.bmp
Kategori UTP

Shielded Twisted Pair
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5S6NsY_CpEdGlbHWLnGpfCCNfnddRakimLo-ox-1IovbmeI5PqiwfUult8Ht_FauiY90egE__lYB6iNAGNKHPBFVV8__mScph_zZrEkxZTMLcbyPI6rM_Dn6NhmZA-u7E-z1gSpDChAw/s320/3.bmp
Shielded Twisted Pair
Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.
“Shielded twisted pair” juga adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted pair”).Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.

Kabel Fiber Optik

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNBN2ZV5scJEwybUMGt7AEC5HNhDePW2oJSwnwc9QcKDUtXuVPiYKZ2FNmItTJlvs481ukfJQiV809G1Ggtg7P3SzNy8sE7NBJMHRO_v5-UUEtAuTkM4-FhYJhADf6PXIXp57vxo_C-K4/s400/3.bmp
Fiber Optic
Kabel Fiber Optik adalah teknologi kabel terbaru. Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan “cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar.Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan adalah LED atau Laser.
Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel fiber optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal. Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan kabel LAN UTP.

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN

Kelebihan kabel coaxial:
- hampir tidak terpengaruh noise
- harga relatif murah
Kelemahan kabel coaxial:
- penggunaannya mudah dibajak
- thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang

Kelebihan twisted pair:
- harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya
- mudah dalam membangun instalasi
Kelemahan twisted pair:
- jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
- mudah terpengaruh noise (gangguan)
Kelemahan kabel STP:
-Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
-Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi
timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”.
-Harganya cukup mahal.

Kelebihan fiber optic:
- ukuran kecil dan ringan
- sulit dipengaruhi interferensi/ gangguan
- redaman transmisinya kecil
- bidang frekuensinya lebar
- Kapasitas bandwidth yang besar (gigabit per detik).
- Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 sampai lebih dari 60 kilometer).
- Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.
Kelemahan fiber optic:
- instalasinya cukup sulit
- tidak fleksibel
- harga relatif mahal
tidak bisa di-tap di tengah

Konektor pada Twister pair

RJ45
Konektor RJ45 adalah konektor yang biasa dipergunakan dalam instalasi jaringan kecil (LAN) dimana kabel yang digunakan adalah kabel twisted pair tipe UTP. Konektor ini berfungsi untuk menghubungkan kabel UTP dengan NIC yang mana kini port yang dipergunakan kebanyakan adalah port RJ45.
Harga konektor yang cukup murah, dan pemasangan yang mudah membuat konektor ini populer5 di kalangan pengguna jaringan berskala kecil atau LAN.
Ciri-ciri yang mendasar dari konektor ini adalah warna konektor yang bening an terdapat 8 pin tembaga di ujung konektor ini sebagai pin-pin yang akan menghubungkan NIC dengan UTP. Cara pemasangannya cukup mudah, yakni dengan mengkrimping dengan tang krimping konektor RJ45, namun apabila terjadi kesalahan dalam pengkrimpingan, mau tak mau konektor ini harus diganti (sekali pakai).

RJ11
RJ 11 adalah konektor yang dipergunakan dalam jaringan telepon. Konektor ini biasanya disandingkan dengan kabel STP.

Konektor pada coaxial

Konektor yang digunakan bersama kabel koaksial adalah konektor Bayonet Neil Concelman (BNC). Adapter-adapter dengan tipe berbeda tersedia untuk konektor BNC, termasuk konektorT, konektor barrel, dan terminator. Konektor pada kabel merupakan titik terlemah di jaringan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBNFIJu0XXr-JpDsFzZ1UTh-uEg_sxhLRS4xpGq2bc27Vo1Jh4fx3YBhdwIonoPC-fePgArpZHVJ13X5UiV4sAGNJtnWtiWb-O7DzhiPtphSsOnuEkMLRl6UHgJZ00aZNIGqhQuX0-A9M/s200/3.bmp
Konektor pada Coaxial
BNC RG59
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_doeydxXtf3BhyphenhyphenmphYDdu-4jkoEfk3SfreEnDpxuhelRqEO9_403U0QU8Jd2POzlaaOy5_gZUPBPE76UVnae7KKx8-LmWU9FIf1wogKiUHxpiB76APTSD5CVtMfp7j0N26UFLkmTl90U/s200/4.bmp
BNC RG59
Connector BNC ini adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG59. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.

BNC RG6
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhar0drBglABTJvRm0ysR5t2wtVhLo4kcojgzj3cFrTL6H5j1IyfUoTC5qvhgrR3nJRXeyEPDr-bQxYdez5e5Vo4LXVFaZu9Wi76_jkU8-xO7mhydIh4_9Nnw6gD8KdYFAlubguYBb2dlM/s200/4.bmp
BNC RG6
Connector BNC ini adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG6. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.

BNC to BNC
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcyZxHvGruj2oSPaykiTQrzTdizipIcQSpIzkwv-dKXMN5Utnl_51I8P2aVNRgp_D4OPmEy5tIAaqDT_7hHtHKVTz0hPuVtxq52gN6xP4UehfsJ-nlBw9dDVlI6I0O380dCTP1WB1wtUQ/s200/4.bmp
BNC to BNC
Connector BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk menyambung kabel dari BNC RG6 BNC RG6 yang akan dihubungkan ke Monitor, TV, dan DVR. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.

BNC-RCA
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_H69n4pa_1fUn6b-E1VVtAOSl3bT3W2eQ7bp904_IoyGep81a4Xv2Gst2-oUDyGeRe2ntekiuDzc8tvfyvSmkXo69NZrLSgzLm-eo_dA1AGcY6qmngIt-UsBb7TV-grJAclggU2GgI-4/s200/4.bmp

Connector BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk merubah BNC menjadi RCA yang akan dihubungkan ke Monitor atau ke TV. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya

Konektor pada Fiber Optik

a) Konektor FC : digunakan untuk jenis kabel single mode dengan akurasi yang tinggi untuk menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver.
b) Konektor SC : digunakan dalam jenis kabel single mode dan bisa dilepas pasang. . Konektor SC,bentuknya persegi dan lebih mudah dihubungkan ke area yang ditentukan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHgNC7_v5LF9XoK5doZpcBPHcMiaT2Nck3kPPiCvcOtNcLv4vuXsYxes8BP0pkfo0RavLwmnntEyGplmlrKM5nxYXL79MViquuwO6X5lOANu8fhl8ybt1edLNtrprGGHglcjqgHn0zub0/s200/4.bmp
Konektor Pada Fiber Optic
c) Konektor ST : bentuknya seperti bayonet berkunci dan hampir mirip dengan konektor BNC. Umum digunakan pada jenis kabel single mode maupun multi mode. Konektor ini paling umum dan yang sering digunakan bersama kabel fiber optik. berbentuk batang, mirip dengan konektor BNC.
d) Konektor Biconic : jenis konektor yang pertama kali muncul dalam komunikasi fiber optik dan jenis ini sekarang sudah sangat jarang digunakan.
e) Konektor D4 : jenis komputer ini hampir mirip dengan konektor FC, hanya berbeda ukurannya. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
f) Konektor SMA : jenis konektor ini lebih dahulu muncul dari konektor ST yang sama-sama mempunyai penutup dan pelindung.
g) Konektor yang baru saat ini lebih popular adalah konektor MT-RJ. Konektor MT-RJ menggunakan model plastik seperti yang digunakan konektor RJ-45, yang memudahkan untuk dipasang. Dua kabel fiber terhubung ke dalam satu konektor, sama dengan konsep konektor SC.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcPcXZDgrQqBmRhVRwauGZbYlLwoQ8t8r4VhxdL027wn88sctqJx30k9CO7QdWeC1j46h6zTy0odMA9uvMjfmXVnaXtXEhXDJuqNAzbB9cOHOJcTBdz26AiHTBo5zu3hTDcv1cT3J644Y/s200/4.bmp
MT-RJ Connector
h) Beberapa jenis konektor lain yang biasanya digunakan dalam jaringan adalah Konektor FDDI, Konektor LC, Konektor MT Array.

KESIMPULAN

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHuRZTN8g1VQ4nP9Nk2WDaApL7aofzwyc78l-B1nXJPqEs3BwelD2xU5guKpEWe5uOV-IDH-d7lrELdKCBPapB3Uk-MCUHYgvgQ4ULyTXfHPU7lP_hHyd63N2WV2xGqw-nCXOBK71KBl0/s400/4.bmp
Perbandingan UTP, STP, Coaxial, dan Fiber Optic


5.      Untuk melakukan konfigurasi IP address secara manual, ada beberapa perbedaan yang perlu anda ketahui. Hal ini berkaitan dengan Operation System (OS) yang anda gunakan seperti Windows XP, Vista ataukah Win 7. Saya akan membaginya berdasarkan Operation System dan ikutilah langkah-langkah berikut :

Windows XP
1. Pada Windows taskbar, klik tombol Start dan kemudian klik Control Panel.
2. Klik dua kali atau klik kanan ikon Local Area Connection. Pada Tab General untukLocal Area Connection Properties, klik dua kali Internet Protocol TCP/IP. (lihat gambar)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjocnR2s-rtcmVdVCBa14ubzUblmTvB53put0Xhfzwfki41jcoYj9LEMlfujtglL72fkMRx-zv8lI2BtPxEJ23VzFRAsliJF0RrxnfCnvUDKQrDglazKaXbyv4H4tBe-xS0ANjKkK9jcU0/s1600/XP+LACP.png


 3.  Pilih Use the following IP address, seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini. Isi kolom ip address dengan range ip address 192.168.2.2 - 254 (jika anda menggunakan router Edimax), Subnet mask 255.255.255.0 dan Default gateway 192.168.2.1 (default ip address router Edimax). Kemudian pilih Use the following DNS server addresses dan pengisiannya mengacu kepada DNS dari internet service provider (ISP) yang anda gunakan dalam kesempatan ini saya menggunakan DNS Telkom Speedy. Setelah selesai jangan lupa klik OK

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5unZQha25zneQdjj66mNZGt-QeR9d2pTj6iSY5CoSWvbR6427jFXU0n8LJMNHWhOCzZf0MuSEEMrVH4i0nazt4Wgp4Ma01vHVOfB3R58pHIUkw-xOEVouVtnnXeXTf_oIYiGOio2Kq6o/s1600/Xp+TCP.png

Windows Vista dan 7  (kedua window ini memeiliki kesamaan cara konfogurasinya)

1. Pada Windows taskbar, klik tombol Start. Ketik "ncpa.cpl" (tanpa tanda petik) pada kolom seperti gambar di bawah, lalu tekan Enter pada keyboard.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjMnJoMiV1qTvAMTqi_Oxv5WaCxvFei0MYreSJDi2qt4dJQHP1MYJDFs6wIfJuOdrWFHMcgHRWISviDO1NfbEaDCSIaZlA-_wUTLUx7KYt56MmuwUuQSBIS0CptlVs1JbGviQ9TVOF-ito/s320/ncpa+pic.png

2.  Klik kanan Local Area Connection, lalu klik Properties. (lihat gambar)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidaBd7mFFyv3bV9moKMR62EmcqCAr7ozd4pRwKVHdM4KR-X9NfWbPF00MIy4aDsheVOuuKCkE2lhpPd4kzOet-Wi6hO-4BMhvhUBApQqRwLkx0fQ8FDu3tGfYXPOwbAdIAVEaUGR4yBC0/s1600/LAN+Properties.png 

3.  Pada Tab Network untuk Local Area Connection Properties, klik dua kali Internet Protocol TCP/IP. (lihat gambar)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0LA3Ls8cjyIWXeWlvPk3JgX7n3XW65KQewzJU847aNN9JjF8IF4wTvzD6bt_gK571A7_mWtIk9WE_UD9CFV3WGPDPtQZWxK4ynMAngrGbOewvJ6W59VbkVnVael8RXIS6QaTPl73wy1k/s1600/IPv4+Config.png

4.  Pilih Use the following IP address, seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini. Isi kolom ip address dengan range ip address 192.168.2.2 - 254 (jika anda menggunakan router Edimax), Subnet mask 255.255.255.0 dan Default gateway 192.168.2.1 (default ip address router Edimax). Kemudian pilih Use the following DNS server addresses dan pengisiannya mengacu kepada DNS dari internet service provider (ISP) yang anda gunakan dalam kesempatan ini saya menggunakan DNS Telkom Speedy. Setelah selesai jangan lupa klik OK

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQewWbMmkQflXjXJVzsYbWZQNhbYKslntHe7ZcaygsCffoI6ZZ278J1wNxv9sfHr8Y2pdAMNwYA1l_m9cCPImWgA_-FYIn1Msxu4lAy9QNewXi1oU3Fsu7VJ4nIxQtN5tIvoaSLd0Sc9Q/s1600/XP+LACP.png




Ketika kita terhubung dengan jaringan pastinya kita akan berpikir bagaimana cara kita memastikan jaringan sudah terhubungan dengan jaringan yang lain. Ada 2 cara untuk mengujinya yaitu dengan cara hadware dan software.



Secara Hardware :
  • Perhatikan lampu indikator NIC nya. kalau warna hijau maka jaringan sudah oke.
  • Perhatikan lampu indikator di hub atau switch apabila menyala maka jaringan sudah jalan.
  • Teslah kabel jaringan dengan tester, apabila warna-warnanya aktif dan berturut-turut maka kabel jaringan oke...

Secara software :
  • Find computer pada neighbourhood indikasi bola telah terhubung adalah akan ditemukan komputer name yang sesuai dengan pencarian jika computare namenya benar.
  • Double klik pada ikon neighbour akan muncul komputer name,selain computer name milik kita sendiri
  • Windows explorer pada drive network neighbour hood akan muncul computer name selain milik kita sendiri.
  • Ping IP addres komputer lain, maka akan mendapat balasan pengiriman data dari komputer yang kita hubungi sedang aktif dan dalam sistem jaringan yang sama dengan kita contoh.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyStm13lAmEY7IKNRMfnqOpH5U4vCQM1SpZMSHQC1xu18767FOzI8FPCown_mKSBNTGZMI7jCtPVmNXxV_B8I_unDB7Cxprf7r68aWl3vcpSO7yJ9ujBw-b1q72h4oQN8BsYi5wwIUnmza/s640/ping.GIF