1. komponen-komponen dalam membangun sebuah jaringan computer
2. macam jaringan komputer berdasarkan besarnya cakupan area, peran dan fungsinya
3. komputer Client dan komputer Server!
4. macam kabel jaringan beserta konektor
5. pengisian IP address dan Konfigurasi TCP/IP
6. pengujian jaringan
JAWAB :
1. Komponen Jaringan Komputer
Jaringan Komputer tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi
komponen hardware dan software, yaitu :
2. Komponen Hardware
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel dan topologi jaringan.
3. Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
2. Komponen Hardware
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel dan topologi jaringan.
3. Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
1. A. Perangkat jaringan
1. Repeater
Berfungsi untuk menerima sinyal kemudian meneruskan kembali sinyal yang diterima dengan kekuatan yang sama. Dengan adanya repeter, sinyal dari suatu komputer dapat komputer lain yang letaknya berjauhan.
2. Hub
Fungsinya sama dengan repeater hanya hub terdiri dari beberapa port, sehingga hub disebut juga multiport repeter. Repeater dan hub bekerja di physical layer sehingga tidak mempunyai pengetahuan mengenai alamat yang dituju. Meskipun hub memiliki beberapa port tetapi tetap menggunaka metode broadcast dalam mengirimkan sinyal, sehingga bila salah satu port sibuk maka port yang lain harus menunggu jika ingin mengirimkan sinyal.
3. Bridge
Berfungsi seperti repeater atau hub tetapi lebih pintar karena bekerja pada lapisan data link sehingga mempunyai kemampuan untuk menggunakan MAC address dalam proses pengiriman frame ke alamat yang dituju.
4. Switch
Fungsinya sama dengan bridge hanya switch terdiri dari beberapa port sehingga switch disebut multiport bridge. Dengan kemampuannya tersebut jika salah satu port pada switch sibuk maka port-port lain masih tetap dapat berfungsi. Tetapi bridge dan switch tidak dapat meneruskan paket IP yang ditujukan komputer lain yang secara logic berbeda jaringan.
Fungsinya sama dengan bridge hanya switch terdiri dari beberapa port sehingga switch disebut multiport bridge. Dengan kemampuannya tersebut jika salah satu port pada switch sibuk maka port-port lain masih tetap dapat berfungsi. Tetapi bridge dan switch tidak dapat meneruskan paket IP yang ditujukan komputer lain yang secara logic berbeda jaringan.
B. Type , Jenis Kabel dan Pengkabelan
Setiap jenis kabel mempunyai kemampuan dan spesifikasinya yang berbeda, oleh karena itu dibuatlah pengenalan tipe kabel. Ada beberapa jenis kabel yang dikenal secara umum, yaitu twisted pair (UTPunshielded twisted pair dan STP shielded twisted pair), coaxial cable dan fiber optic.
1. Thin Ethernet (Thinnet)
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar.
Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC T-connector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau ThinNet. Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C/U, jika diimplementasikan dengan Tconnector dan terminator dalam sebuah jaringan, harus mengikuti aturan sebagai berikut:
• Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
• Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.
• Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices)
• Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.
• Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment).
• Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
• Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).
• Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
• Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.
2. Thick Ethernet (Thicknet)
Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung. Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning; kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet, atau bahkan cuman disebut sebagai yellow cable.Kabel Coaxial ini (RG-6) jika digunakan dalam jaringan mempunyai spesifikasi dan aturan sebagai berikut:
• Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm (dianjurkan menggunakan
terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan yang lumayan lebar).
• Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.
• Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver).Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
• Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
• Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter).
• Setiap segment harus diberi ground.
• Jarang maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter). Jarang minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).
Sumber : Diktat Kuliah Jarkom Akatel : Alfin H,ST
Komponen Jaringan Komputer
Categories: Sistem Jaringan Komuter : Komponen Jaringan Komputer
Sistem Jaringan Komuter : Komponen Jaringan Komputer
Jaringan Komputer tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi
komponen Jaringan LAN dan WLAN sebagai berikut :
Komponen Jaringan LAN dan Wlan
·
LAN
Workstation
Komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai: kartu jaringan, aplikasi jaringan (software jaringan), dan kabel untuk menghubungkan ke jaringan. Komputer ini ditujukan sebagai client.
Network Interface Cards (NIC)
Kartu Jaringan (NIC)
merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer,
kebanyakan kartu jaringan adalah kartu inernal, yaitu kartu jaringan yang di
pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Pada komputer notebook ada slot
untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot.
Kartu jaringan yang
banyak terpakai saat ini adalah: kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor,
dan kartu jaringan Token Ring.
·
HUB
Hub merupakan pembagi sinyal data bagi Network Interface Card (NIC) dan
sekaligus berfungsi sebagai penguat sinyal. Hub tidak memiliki fasilitas
untuk routing, sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke
sebuah komputer.
·
Router
Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke
jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur di antara keduanya. Jika dua
atau lebih LAN terhubung dengan router, setiap LAN dianggap sebagai subnetwork
yang berbeda.
·
Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator
DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal kedalam sinyal
pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah
bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari
sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat
diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem
adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh
dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut “modem”.
·
Komponen Wlan
Perangkat lunak yang mendukung untuk aplikasi jaringan komputer meliputi :
1.
PC Operting System; MS DOS, OS/2, Windows NT
2.
Sistem Operasi Network (NOS = Network Operating System) yang digunakan
untuk membangun suatu jaringan, baik berbasis Windows maupun sistem operasi
yang berbasis Multiuser (Unix/Linux, Netware, Windows NT-Server).
3.
Software DD-WRT; Sistem operasi untuk access point Linksys yang
meningkatkan kinerja Wireless Access Point Router.
4.
Protocol; perangkat lunak yang diperlukan untuk menghubungkan antara
Hostdengan Host.
5.
Program Aplikasi yang berbasiskan jaringan yang dibuat khusus untuk
memudahkan user dalam monitoring dan manajemen informasi. Contohnya Program
Aplikasi untuk sistem informasi kampus, sistem akuntansi dan sebagainya.
6.
Internet Sharing. Program aplikasi atau utility untuk internet connection sharing
yang memungkinkan user dapat memanfaatkan fasilitas internet bersamaan dalam
sebuah jaringan.
2. A. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan area
Jaringan komputer dapat diklasifikasikan berdasarkan besarnya area jaringan
tersebut yaitu LAN, MAN, WAN.
·
LAN (Local Area Networking)
Local Area Network adalah jaringan
milik pribadi dalam satu lokasi, biasanya pada satu lantai di sebuah gedung,
kampus, atau semua komputer dalam suatu perusahaan. Besarnya cakupan area
jaringan LAN mencapai beberapa kilometer.
·
MAN (Metropolitant Area Networking)
Metropolitan Area Network pada dasarnya merupakan versi yang
lebih besar dari LAN dan umumnya menggunakan teknologi yang sama. Dan
cakupannya mungkin berupa sekelompok kantor cabang yang letaknya berdekatan.
·
WAN (Wide Area Networking)
Wide Area Network menjangkau area
geografis yang besar, biasanya negara atau benua.
B. Jaringan Komputer Berdasarkan Peranan (fungsi)
Berdasarkan peranannya maka ada tiga
jenis jaringan komputer, yaitu client-server(kadang juga
disebut server-based), peer-to-peer, hybrid
network:
- Client-Server
Yaitu jaringan komputer dimana didalam jaringan tersebut terdapat satu
komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Server tersebut mempunyai
tanggungjawab untuk memberikan service/layanan yang diberikan ke
komputer lainnya.
Layanan yang umum
disediakan oleh server biasanya memberikan layanan-layanan seperti file
service, print service, web service, e-mail, file transfer service. Dimana
nantinya komputer (client) lain dapat mengakses layanan yang diberikan oleh
server tersebut.
- Peer-to-peer
Merupakan jaringan komputer dimana setiap komputer dapat menjadi server dan
juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar
komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5
komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file
yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B
bernama data_nilai.xlsdan juga memberi akses filesoal_uas.doc kepada
C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A
memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu
dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to
peer.
- Hybrid Network
Kebanyakan jaringan sebenarnya sebenarnya merupakan hybrid network.
Pada jenis jaringan ini umumnya memiliki active domains dan workgroups.
Hybrid network adalah jaringan berbasis client-server dimana
di dalam jaringan tersebut selain server menyediakan kebanyakan sumber yang
dibutuhkan oleh user, tetapi user juga masih
dapat mengakses sumber-sumber yang disediakan oleh user lain (peer-to-peer) dalam satu workgroup.
dapat mengakses sumber-sumber yang disediakan oleh user lain (peer-to-peer) dalam satu workgroup.
3.
Perbedaan komputer Client dan Server
Perbedaan komputer client (client computer) dan
komputer server (server computer). Informasi dan layanan yang dapat di akses di
internet disediakan oleh komputer server. Komputer client tidak menyadiakan
informasi atau layanan apapun yang dapat diakses oleh komputer lain di
internet. Mengakses internet diwarung internet, di sekolah, ataupun di rumah,
komputer yang di gunakan merupakan komputer client.
Komputer
server di internet menyediakan beragam informasi seperti ensiklopedi
pengetahuan, pendidikan, berita, dan hiburan, dapat di sajikan dalam bentuk
teks maupun multimedia (gambar, suara, animasi, video).
Dalam
penggunaan komputer client, kita dapat mengakses informasi-informasi tersebut
dengan mengakses alamat server yang menyediakannya menggunakan perangkat lunak
tertentu. Internet memungkinkan pertukaran data atau informasi antar pengguna
internet dengan memanfaatkan layanan server email.
4.
Kabel jaringan
Jenis kabel yang biasa
digunakan untuk membangun jaringan ada 3 yaitu, Coaxial, Twisted Pair, Fiber
Optik
Penjelasan
Kabel Coaxial
Coaxial
|
Terdiri atas dua kabel
yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang
paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi
oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari
pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer
data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan
plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.
Beberapa jenis kabel
Coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar
kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif
terhadap interferensi listrik.
Coaxial
|
Kabel coaxial terdiri
dari:
- sebuah konduktor
tembaga
- lapisan pembungkus
dengan sebuah “kawat ground”.
- sebuah lapisan
paling luar.
Penggunaan Kabel
Coaxial:
- Kabel ini sering
digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya
adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:
- coaxial baseband
(kabel 50 ohm) –digunakan untuk transmisi digital.
- coaxial broadband
(kabel 75 ohm) –digunakan untuk transmisi analog.
- Kabel coaxial
terkadang juga digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah
tidak mendukung koneksi kabel coaxial.
Protokol Ethernet LAN
yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
10Base5 / Kabel
“Thicknet” :
- adalah sebuah kabel
coaxial RG/U-8.
- merupakan kabel
“original” Ethernet.
- tidak digunakan lagi
untuk LAN modern.
Aturan pengguanan
thicknet
- Setiap ujung harus
diterminasi dengan terminator 50-ohm .
- Maksimum 3 segment
dengan peralatan terhubung (attached device) atau berupa populated segments.
- Sewtiap kartu
jaringan memiliki pemancar tambaan (externaltransceiver).
- Setiap segment
maksimal berisi 100 perangkat jaringhan, termsuk repeater.
- Maksimum panjang
kabel persegment adalah 1.640 feet ( sekitar 500 meter).
- Jarak maksimum antar
segment adalah 4.920 feet( sekiutar 1500 meter).
- Setiap segment harus
diberi ground.
- Jarak maksimum antar
pencvabang dari kabel utama ke peramngkat adaklah 16 feet (sekitar 5 meter).
- Jarak minimum antar
tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).
10Base2 / Kabel
“Thinnet”:
- adalah sebuah kabel
coaxial RG/U-58.
- mempunyai diameter
yang lebih kecil dari “Thicknet”.
- menggantikan
“Thicknet”.
- tidak
direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat
kecil.
Aturan penggunaan
thinnet
- Setiap ujung diberi
hambatan sebesar 50 Ohm.
- Panjang maksimal
kabel sekitar 100 feet (185 meter) per segment.
- Setiap segment
maksimum terkoneksi sebanayak 30 perangkat jaringan.
- Kartu jaringan cukup
menggunakan transceiver yang onboard.
- Maksimum ada tiga
segment yang terhubung satu sama lain.
- Setiap segment
dilengkapi dengan satu ground.
- Panjang maksimim
antar Tconnentor adalah 1,5 feet 90,5 meter).
- Panjang maksimum
kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
Twisted Pair
Kabel twisted pair
terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan
perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau
tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah
IBM jenis/kategori 3.
Unshielded Twisted
Pair
Unshielded Twisted Pair
|
Kabel “Unshielded twisted
pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari
empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus
kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP
terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor
RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan
perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP adalah murah
dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil
Kategori UTP
Terdapat 5 kategori
(level) untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara berkecepatan
rendah (low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi. Kategori 5 UTP
direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN dan cocok untuk
topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing kategori:
Kategori UTP
|
Shielded Twisted Pair
Shielded Twisted Pair
|
Kabel STP sama dengan
kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung
isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum
digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.
“Shielded twisted
pair” juga adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis
instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted
pair”).Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan
Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik
terhadap interferensi EMI.
Kabel Fiber Optik
Fiber Optic
|
Kabel Fiber Optik
adalah teknologi kabel terbaru. Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel
terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan
“cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar.Informasi
ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi sinyal
listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan adalah LED
atau Laser.
Kabel Fiber Optik
banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala
utama penggunaan kabel fiber optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang
masih mahal. Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan
kabel LAN UTP.
KELEBIHAN DAN
KELEMAHAN
Kelebihan kabel
coaxial:
- hampir tidak
terpengaruh noise
- harga relatif murah
Kelemahan kabel
coaxial:
- penggunaannya mudah
dibajak
- thick coaxial sulit
untuk dipasang pada beberapa jenis ruang
Kelebihan twisted pair:
- harga relatif paling
murah di antara kabel jaringan lainnya
- mudah dalam
membangun instalasi
Kelemahan twisted
pair:
- jarak jangkau hanya
100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
- mudah terpengaruh
noise (gangguan)
Kelemahan kabel STP:
-Attenuasi meningkat
pada frekuensi tinggi.
-Pada frekuensi tinggi,
keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi
timbulnya “crosstalk”
dan sinyal “noise”.
-Harganya cukup mahal.
Kelebihan fiber optic:
- ukuran kecil dan
ringan
- sulit dipengaruhi
interferensi/ gangguan
- redaman transmisinya
kecil
- bidang frekuensinya
lebar
- Kapasitas bandwidth
yang besar (gigabit per detik).
- Jarak transmisi yang
lebih jauh ( 2 sampai lebih dari 60 kilometer).
- Kebal terhadap
interferensi elektromagnetik.
Kelemahan fiber optic:
- instalasinya cukup
sulit
- tidak fleksibel
- harga relatif mahal
tidak bisa di-tap di
tengah
Konektor pada Twister
pair
RJ45
Konektor RJ45 adalah
konektor yang biasa dipergunakan dalam instalasi jaringan kecil (LAN) dimana
kabel yang digunakan adalah kabel twisted pair tipe UTP. Konektor ini berfungsi
untuk menghubungkan kabel UTP dengan NIC yang mana kini port yang dipergunakan
kebanyakan adalah port RJ45.
Harga konektor yang
cukup murah, dan pemasangan yang mudah membuat konektor ini populer5 di
kalangan pengguna jaringan berskala kecil atau LAN.
Ciri-ciri yang
mendasar dari konektor ini adalah warna konektor yang bening an terdapat 8 pin
tembaga di ujung konektor ini sebagai pin-pin yang akan menghubungkan NIC
dengan UTP. Cara pemasangannya cukup mudah, yakni dengan mengkrimping dengan
tang krimping konektor RJ45, namun apabila terjadi kesalahan dalam
pengkrimpingan, mau tak mau konektor ini harus diganti (sekali pakai).
RJ11
RJ 11 adalah konektor
yang dipergunakan dalam jaringan telepon. Konektor ini biasanya disandingkan
dengan kabel STP.
Konektor pada coaxial
Konektor yang
digunakan bersama kabel koaksial adalah konektor Bayonet Neil Concelman (BNC).
Adapter-adapter dengan tipe berbeda tersedia untuk konektor BNC, termasuk
konektorT, konektor barrel, dan terminator. Konektor pada kabel merupakan titik
terlemah di jaringan.
Konektor pada Coaxial
|
BNC RG59
BNC RG59
|
Connector BNC ini
adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat
CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini khusus dipergunakan untuk
kabel CCTV jenis RG59. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh
para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi
CCTVnya.
BNC RG6
BNC RG6
|
Connector BNC ini
adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat
CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini khusus dipergunakan untuk
kabel CCTV jenis RG6. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh
para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi
CCTVnya.
BNC to BNC
BNC to BNC
|
Connector BNC ini
adalah Konektor yang digunakan untuk menyambung kabel dari BNC RG6 BNC RG6 yang
akan dihubungkan ke Monitor, TV, dan DVR. Konektor ini merupakan terminasi yang
dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam
instalasi CCTVnya.
BNC-RCA
Connector BNC ini
adalah Konektor yang digunakan untuk merubah BNC menjadi RCA yang akan
dihubungkan ke Monitor atau ke TV. Konektor ini merupakan terminasi yang
dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan
dalam instalasi CCTVnya
Konektor pada Fiber
Optik
a) Konektor FC :
digunakan untuk jenis kabel single mode dengan akurasi yang tinggi untuk
menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver.
b) Konektor SC :
digunakan dalam jenis kabel single mode dan bisa dilepas pasang. . Konektor
SC,bentuknya persegi dan lebih mudah dihubungkan ke area yang ditentukan
Konektor Pada Fiber Optic
|
c) Konektor ST :
bentuknya seperti bayonet berkunci dan hampir mirip dengan konektor BNC. Umum
digunakan pada jenis kabel single mode maupun multi mode. Konektor ini paling
umum dan yang sering digunakan bersama kabel fiber optik. berbentuk batang,
mirip dengan konektor BNC.
d) Konektor Biconic :
jenis konektor yang pertama kali muncul dalam komunikasi fiber optik dan jenis
ini sekarang sudah sangat jarang digunakan.
e) Konektor D4 : jenis
komputer ini hampir mirip dengan konektor FC, hanya berbeda ukurannya.
Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
f) Konektor SMA :
jenis konektor ini lebih dahulu muncul dari konektor ST yang sama-sama
mempunyai penutup dan pelindung.
g) Konektor yang baru
saat ini lebih popular adalah konektor MT-RJ. Konektor MT-RJ menggunakan model
plastik seperti yang digunakan konektor RJ-45, yang memudahkan untuk dipasang.
Dua kabel fiber terhubung ke dalam satu konektor, sama dengan konsep konektor
SC.
MT-RJ Connector
|
h) Beberapa jenis
konektor lain yang biasanya digunakan dalam jaringan adalah Konektor FDDI,
Konektor LC, Konektor MT Array.
KESIMPULAN
Perbandingan UTP, STP, Coaxial, dan
Fiber Optic
|
5.
Untuk melakukan konfigurasi IP address secara manual, ada beberapa
perbedaan yang perlu anda ketahui. Hal ini berkaitan dengan Operation System
(OS) yang anda gunakan seperti Windows XP, Vista ataukah Win 7. Saya akan
membaginya berdasarkan Operation System dan ikutilah langkah-langkah berikut :
Windows XP
1. Pada Windows taskbar, klik tombol Start dan kemudian
klik Control Panel.
2. Klik dua kali atau klik kanan ikon Local Area Connection.
Pada Tab General untukLocal Area Connection Properties,
klik dua kali Internet Protocol TCP/IP. (lihat gambar)
3. Pilih Use the following IP address, seperti
yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini. Isi kolom ip address dengan range
ip address 192.168.2.2 - 254 (jika anda menggunakan router Edimax), Subnet mask
255.255.255.0 dan Default gateway 192.168.2.1 (default ip address router
Edimax). Kemudian pilih Use the following DNS server addresses dan
pengisiannya mengacu kepada DNS dari internet service provider (ISP) yang anda
gunakan dalam kesempatan ini saya menggunakan DNS Telkom Speedy. Setelah
selesai jangan lupa klik OK
Windows
Vista dan 7 (kedua window ini memeiliki kesamaan cara
konfogurasinya)
1. Pada Windows taskbar, klik tombol Start. Ketik "ncpa.cpl" (tanpa tanda petik) pada kolom seperti gambar di bawah, lalu tekan Enter pada keyboard.
1. Pada Windows taskbar, klik tombol Start. Ketik "ncpa.cpl" (tanpa tanda petik) pada kolom seperti gambar di bawah, lalu tekan Enter pada keyboard.
2. Klik
kanan Local Area Connection, lalu klik Properties.
(lihat gambar)
3. Pada Tab Network untuk Local Area
Connection Properties, klik dua kali Internet Protocol TCP/IP.
(lihat gambar)
4. Pilih Use the following IP address, seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini. Isi kolom ip address dengan range ip address 192.168.2.2 - 254 (jika anda menggunakan router Edimax), Subnet mask 255.255.255.0 dan Default gateway 192.168.2.1 (default ip address router Edimax). Kemudian pilih Use the following DNS server addresses dan pengisiannya mengacu kepada DNS dari internet service provider (ISP) yang anda gunakan dalam kesempatan ini saya menggunakan DNS Telkom Speedy. Setelah selesai jangan lupa klik OK
Ketika
kita terhubung dengan jaringan pastinya kita akan berpikir bagaimana cara kita
memastikan jaringan sudah terhubungan dengan jaringan yang lain. Ada 2 cara
untuk mengujinya yaitu dengan cara hadware dan software.
Secara Hardware :
Secara Hardware :
- Perhatikan
lampu indikator NIC nya. kalau warna hijau maka jaringan sudah oke.
- Perhatikan
lampu indikator di hub atau switch apabila menyala maka jaringan sudah
jalan.
- Teslah
kabel jaringan dengan tester, apabila warna-warnanya aktif dan
berturut-turut maka kabel jaringan oke...
Secara software :
- Find
computer pada neighbourhood indikasi bola telah terhubung adalah akan
ditemukan komputer name yang sesuai dengan pencarian jika computare
namenya benar.
- Double
klik pada ikon neighbour akan muncul komputer name,selain computer name
milik kita sendiri
- Windows
explorer pada drive network neighbour hood akan muncul computer name
selain milik kita sendiri.
- Ping
IP addres komputer lain, maka akan mendapat balasan pengiriman data dari
komputer yang kita hubungi sedang aktif dan dalam sistem jaringan yang
sama dengan kita contoh.




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar